Langsung ke konten utama

Figur Tauladan Wirausaha yang Patut Dimiliki untuk Mendukung Bisnis Anda

"Figur Tauladan Wirausaha yang  Patut Dimiliki 
untuk Mendukung Bisnis Anda..."

Sahabat wirausaha yang selalu bersahaja dimanapun....suksesnya sebuah bisnis tidak hanya ditunjukkan dengan banyaknya keuntungan dan kemampuan ekonomi yang telah dicapai oleh seorang wirausahanya, tapi boleh jadi itu kita kembalikan pada karakter dan attitude si pemilik usahanya sendiri sebagai owner.  

Dengan kata lain ada sisi kharisma dan figur yang spesifik yang patut ditumbuhkan untuk dapat memberikan kesan pribadi pengusaha yang akan melekat menjadi karakternya yang mudah dikenali oleh lingkungan bisnisnya.
Figur / kharisma wirausaha itu sendiri akan menjadi sebuah keunggulan yang biasanya tumbuh dan berkembang menjadi branding pribadi seorang wirausaha yang mudah diingat dan dikenal dalam dunia bisnisnya. Dengan demikian branding image itu tidak juga dilekatkan pada produknya tapi akan lebih diketahui dari attitude ownernya yang memiliki ciri khas pribadi yang spesifik serta sangat familier di mata atau telinga para rekanan bisnisnya maupun konsumen bahkan link market yang ada.

Berbagai karakter yang perlu ditumbuhkan untuk lebih merekatkan kita pada konsumen, terlebih untuk mendukung branding image kita sebagai owner panutan adalah citra diri yang santun dan berbudi luhur dalam menjalankan etika-etika berbisnis, memiliki moralitas yang tinggi dan selalu menjaga amanah dalam dunia bisnis. Lalu bagaimana dia menjaga lisan dalam komunikasi dan komitmennya tetutama dalam berinteraksi dengan sesama pebisnis maupun pelanggan yang setiap saat bersosialisasi dan melakukan kontak langsung, selalu memberikan kesan terbaik dan ramah, selalu memperlakukan setiap orang yang dijumpainya dengan tulus dan selalu tersenyum.

Alangkah indah dan mulianya bila kita jumpai wirausaha yang begitu berkarakter dan memiliki attitude positif dan begitu berkesan untuk selalu berinteraksi dan menjalankan bisnis dengan penuh semangat bahkan konsumen biasanya akan lebih terkesan untuk menjadi pelanggan setia untuk datang lagi dan menjadi loyal menggunakan produk/jasa kita dengan sendirinya.

Profil pengusaha yang demikianlah yang patut dijadikan sebuah pencitraan positif untuk dapat mendukung kemajuan usaha kita dan dapat terus mengikat pelanggan sekaligus memelihara relationship dengan mitra bisnis kita dengan melakukan pendekatan-pendekatan yang santun, beretika dan menanamkan nilai-nilai positif terutama yang pernah dicontohkan oleh Rosululloh SAW...dalam berwirausaha dan perniagaan di zamannya, sebagai usahawan yang memiliki sifat Sidiq, Amanah, Fatohnah dan Tabligh yang begitu dikagumi dan selalu menjadi panutan. 

Menjadi wirausaha yang sukses berarti menjadi pengusaha yang dikagumi dan disegani sehingga dapat ditauladani oleh setiap orang untuk dijadikan sebagai figur pengusaha sukses dalam segala bidang, selalu taat beribadah dan berikhtiar, selalu beramal soleh dan berbagi kepada yang membutuhkan atas kelebihan rizkinya serta selalu peduli pada lingkungan dan masyarakat sekitarnya sehingga layak dicontoh menjadi row model profil pengusaha yang ideal seimbang antara urusan duniawi dan akhiratnya.

Di dunia bisnis hanya ada dua kemungkinan, bisnis dijalankan oleh orang tepat dan menguasai ilmunya, atau orang yang sholeh menjalankan amanah dan etika bisnis yang dilakukan secara jujur, ikhlas dan tulus menjalanknnya.

Semoga bermanfaat dan selalu istiqomah untuk menyambut sukses di depan bersama menjadi pribadi-pribadi yang menyenangkan yang dirindukan setiap orang dan selalu menjadi pribadi yang bermanfaat untuk sesama dalam berinteraksi hidup di dunia ini tentunya. Insya Allah...semoga sukses dengan mudah kita raih..Aamiin Yaa Rabb.

Penulis :
KANG AHRO
Trainer Kewirausahaan Jawa Barat
www.strategidanbisnis.com www.wirausahabarujabar.net kangahro.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MINDSET KEWIRAUSAHAAN

  MINDSET KEWIRAUSAHAAN ... Oleh : Achmad Rosyad , SP, MM (kangahro.com)   “Kewirausahaan itu adalah sebuah Mindset” Kewirausahaan itu bukanlah sebuah status ataupun pekerjaan yang dilakukan sehari-hari, akan tetapi, adalah sebuah mindset . Itulah kenapa disebut dengan entrepreneurial mindset. Pola pikir ( mindset ) adalah cara memwirausaha ng terhadap sesuatu yang tertangkap oleh indra dan menghasilkan sikap yang terungkap dalam perilaku dan menghasilkan 'nasib'. Oleh karena itu, seringkali ditekankan kepada sikap mental seseorang dengan menjadi wirausaha. Atau bisa juga diartikan semacam filter diri sendiri untuk menafsirkan apa yang dilihat dan dialami. Pola pikir manusia bisa diubah, dari pola pikir yang negatif ke positif, pecundang ke pemenang, pekerja menjadi wirausaha. Pola pikir seorang wirausaha itu adalah pola pikir yang produktif, kreatif, inovatif karena pola pikir seperti inilah yang dibutuhkan oleh semua wirausaha untuk menjalankan suatu

Memelihara dan Meningkatkan Etos Kerja

Membangun,   Memelihara   dan Meningkatkan                                       ETHOS KERJA “Etos kerja dapat di artikan sebagai pandangan bagaimana melakukan kegiatan yang bertujuan mendapatkan hasil atau mencapai kesuksesan” Etos kerja sangat di perlukan oleh kita sebagai insan yang hidup di dunia ini yang   hanya menyediakan dua pilihan antara Mencintai pekerjaan atau Mengeluh setiap hari . Jika kita tidak bisa mencintai pekerjan , maka kita hanya akan memperoleh “5 – ng” : ngeluh, ngedumel, ngegosip, ngomel, ngeyel . Dalam urusan etos kerja, bangsa indonesia sejak dulu di kenal memiliki etos kerja yang kurang baik, sampai pada jaman pendudukan Belanda mereka menyebut kita dengan sebutan yang mengejek, in lander pemalas. Begitupun selama perjalanan bangsa ini salah satu faktor yang menyebabkan krisis multidimensi Indonesia sejak tahun 1997 adalah merajalelanya etos kerja yang buruk . Di bidang ekonomi, masyarakat lebih mengutamakan ekonomi rente daripada ek

AYO MEMBANGUN DAN MEMELIHARA JARINGAN USAHA KALAU MAU EKSIS BERBISNIS

Untuk mempertahankan bisnis, salah satu strategi yang harus dibangun adalah dengan mengembangkan/memperkuat jaringan (networking) usaha.  Dimana kita harus dapat bersinergi, berkolaborasi dan saling menjalin kemitraan dengan usaha lain, baik yang sejenis maupun usaha yang berbeda dengan tujuan untuk memperbesar akses dan penting bagi peningkatan kualitas layanan dan produktivitas usaha dengan berbagai kemungkinan yang dapat dijalankan sekaligus dikerjasamakan. Jaringan usaha yang harus dibangun adalah memiliki pengertian sebuah jalinan komunikasi dan kerjasama antar lembaga ataupun individu yang berorientasi pada profit untuk  mencapai tujuan yang telah ditentukan. Dimana jaringan usaha memiliki esensi dalam kaidah-kaidah yang akan menghubungkan simpul-simpul usaha dari yang kita miliki yang akan dikerjasamakan dengan pihak lain, diantaranya bagaimana kualitas Kepemimpinan  yang akan melakukan kerjasama yang akan dibangun, tentunya harus memiliki sikap dan keputusan yang dapat dipe