Langsung ke konten utama

"GATHERING SARANA MENYATUKAN PERSEPSI DAN PEMIKIRAN DALAM KEBERSAMAAN



"GATHERING SARANA MENYATUKAN PERSEPSI DAN PEMIKIRAN DALAM KEBERSAMAAN"

Gathering adalah suatu ajang bertemu dan berinteraksi antar individu dalam suatu kelompok yang memiliki satu kepentingan di suatu tempat yang berkesan dan mampu memberikan penyegaran serta menjadi sarana silaturahim yang pasti bermanfaat untuk semua yang terlibat di dalamnya.

Dalam sebuah kelompok yang sudah lama menjalin sebuah projek atau pekerjaan yang cukup lama berinteraksi dan terjalin dalam sebuah sistem baik organisasi maupun kerjasama (ikatan kontrak) biasanya memerlukan ajang "gathering" untuk dapat membuat sebuah simpulan dan menggali lagi potensi-potensi yang ada untuk lebih dikembangkan bersama, maupun untuk mengevaluasi keberhasilan melalui permasalahan-permasalahan yang dialami, kelemahan manajemen, kekurangan fungsi sebuah sistem 
, maupun kinerja organisasi ataupun motivasi antar individu dalam mengoptimalkan dirinya dalam membangun bersama kelompok yang ada.

Gathering lebih menitikberatkan pada upaya memaintenance kebersamaan dan solidaritas antar individu yang berinteraksi dalam sebuah kelompok kerjasama maupun organisasi bisnis yang berkolaborasi dalam sebuah sistem kerjasama yang sudah berjalan dengan mekanisme dan sistem yang terpadu.  Dengan dasar itulah, dalam gathering kita bisa medapatkan sebuah manfaat dari waktu seharian yang dilalui bersama untuk dapat dimaksimalkan melalui kegiatan-kegiatan yang produktif di dalam gathering itu untuk saling memberi penguatan, saling memotivasi serta interaksi aktif dalam komunikasi yang transparan guna lebih membuka diri dan wawasan untuk satu tujuan bersama yang dicita-citakan.

Gathering sendiri lebih menekankan bagaimana kita dapat merefresh fikiran dan remindset para pesertanya untuk dapat mereview kembali sistem dan kinerja organisasi maupun SDM nya selama ini sehingga dapat diketahui lebih lanjut bilamana ada permasalahan, hambatan maupun ada sesuatu yang masih belum terselesaikan dan dapat dibahas mencari solusi bersama, guna meningkatkan kontribusi aktifitas yang akan lebih mendukung pada kemajuan organisasi dalam program-program kerjanya kedepan.

Gathering juga biasanya dapat menjadi ajang curhat dari para peserta yang terlibat dalam sebuah projek pekerjaan dalam menyampaikan keluhan, 
ketidakpuasan, ketidaksinkronan yang sempat terabaikan dari sebuah proses pekerjaan yang sudah dikerjakan, bahkan dapat menjadi sebuah ajang penyampaian advis-advis membangun untuk lebih memotivasi peserta gathering untuk lebih produktif, lebih maju dan lebih semangat dalam mendukung majunya organisasi kedepannya.

Itulah mengapa setiap organisasi perlu mendapatkan kesempatan untuk kumpul dan duduk bersama melakukan evaluasi dan berinteraksi dalam mengkritisi kinerjanya selama melakukan sebuah pekerjaan dalam sebuah ajang gathering yang dapat memberikan banyak manfaat dan kesan tersendiri. Apalagi dilakukan di tempat yang terbuka, jauh dari keramauan, bernuansa indah sehingga lebih membuat suasana baru yang mengesankan dan cukup memberikan inspirasi serta melahirkan benyak ide baru untuk bekerja lebih baik kedepan, dan memiliki pemikiran-pemikiran segar untuk dapat dikonsepkan lebih lanjut.

Selamat berinteraksi dan saling menyemangati dalam lingkungan positif untuk kinerja yang lebih baik!!! Tetap semangat memelihara attitude positif dalam bekerja dan berkarya menciptakan sebuah perubahan-perubahan dalam menunbuhkan daya saing dan karakter diri wirausaha yang lebih produktif.....

Aamiin Yaa Rabb.

Penulis :
Kangahro.com
Trainer Kewirausahaan Jawa Barat
www.strategidanbisnis
Cobtributor StrabizTV

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MINDSET KEWIRAUSAHAAN

  MINDSET KEWIRAUSAHAAN ... Oleh : Achmad Rosyad , SP, MM (kangahro.com)   “Kewirausahaan itu adalah sebuah Mindset” Kewirausahaan itu bukanlah sebuah status ataupun pekerjaan yang dilakukan sehari-hari, akan tetapi, adalah sebuah mindset . Itulah kenapa disebut dengan entrepreneurial mindset. Pola pikir ( mindset ) adalah cara memwirausaha ng terhadap sesuatu yang tertangkap oleh indra dan menghasilkan sikap yang terungkap dalam perilaku dan menghasilkan 'nasib'. Oleh karena itu, seringkali ditekankan kepada sikap mental seseorang dengan menjadi wirausaha. Atau bisa juga diartikan semacam filter diri sendiri untuk menafsirkan apa yang dilihat dan dialami. Pola pikir manusia bisa diubah, dari pola pikir yang negatif ke positif, pecundang ke pemenang, pekerja menjadi wirausaha. Pola pikir seorang wirausaha itu adalah pola pikir yang produktif, kreatif, inovatif karena pola pikir seperti inilah yang dibutuhkan oleh semua wirausaha untuk menjalankan suatu

MEMBANGUN ORGANISASI BISNIS YANG KUAT

MEMBANGUN ORGANISASI BISNIS YANG KUAT Oleh : Achmad Rosyad, SP, MM (KANGAHRO.COM) Widyaiswara Muda KUKM Jawa Barat BAGAIMANA CARA MEMBANGUN ORGANISASI YANG KUAT ? 1. BERORIENTASI PADA HASIL  Produktivitas seseorang atau organisasi terlihat dari hasil-hasil kerja yang mereka lakukan. Hasil-hasil ini tentunya adalah hasil-hasil kerja positif. Banyak terjadi hari ini organisasi yang ada hanya banyak melakukan pekerjaan namun sedikit dalam output kerja mereka. Mungkin sebagian dari kita masih berorientasi pada proses. Ada jargon yang sering kita dengar bahwa, “yang paling penting adalah prosesnya, hasil itu ngikut sendiri.” Jargon ini ada benarnya dan tidak selamanya benar. Memang kita harus memperhatikan proses dari pekerjaan kita, proses yang salah akan mempengaruhi hasil. Namun, melulu menikmati proses juga bukan pekerjaan yang produktif. Tetap ada target-target output dari pekerjaan yang kita lakukan. Tetap ada target-target pencapaian waktu penyesaian pekerjaan.  Kehidupan yang dinami

AYO MEMBANGUN DAN MEMELIHARA JARINGAN USAHA KALAU MAU EKSIS BERBISNIS

Untuk mempertahankan bisnis, salah satu strategi yang harus dibangun adalah dengan mengembangkan/memperkuat jaringan (networking) usaha.  Dimana kita harus dapat bersinergi, berkolaborasi dan saling menjalin kemitraan dengan usaha lain, baik yang sejenis maupun usaha yang berbeda dengan tujuan untuk memperbesar akses dan penting bagi peningkatan kualitas layanan dan produktivitas usaha dengan berbagai kemungkinan yang dapat dijalankan sekaligus dikerjasamakan. Jaringan usaha yang harus dibangun adalah memiliki pengertian sebuah jalinan komunikasi dan kerjasama antar lembaga ataupun individu yang berorientasi pada profit untuk  mencapai tujuan yang telah ditentukan. Dimana jaringan usaha memiliki esensi dalam kaidah-kaidah yang akan menghubungkan simpul-simpul usaha dari yang kita miliki yang akan dikerjasamakan dengan pihak lain, diantaranya bagaimana kualitas Kepemimpinan  yang akan melakukan kerjasama yang akan dibangun, tentunya harus memiliki sikap dan keputusan yang dapat dipe