Langsung ke konten utama

MEMANCING KREATIVITAS ENTREPRENEUR / WIRAUSAHA BARU

"MEMANCING KREATIVITAS ENTREPRENEUR / WIRAUSAHA BARU"
Banyak sekali  kreativitas dan keunikan yang bisa diterapkan dalam mengembangkan produk wirausaha yang akan menjadi ikon produk kita dikenal orang secara spesifik dan menjadi poin pembeda dari yang lain serta memiliki keunggulan.  Dengan prinsif kreatif inovatif dan kompetitif tentunya yang akan memberikan sebuah accent kreativitas yang terus dikembangkan agar usaha kita terus mengikuti dinamika selera pelanggan dan tingkah laku pata pesaing.
Tidak heran bila banyak pakar yang meletakkan kreativitas sebagai kunci keberhasilan kewirausahaan.  Lalu bagaimana cara agar kita sebagai wirausaha untuk  terstimulasi untuk selalu berfikir kreatif?
Sebagai wirausaha, entah berniat mencari ide produk baru, pasar baru atau sumber pendanaan alternatif, tak bisa dihindari kita lah yang harus terus menerus tertantang untuk mencari terobosan-terobosan kreatif. Ada beberapa tips / langkah agar kita lebih terlatih mengembangkan solusi-solusi kreatif dalam berbagai masalah dalam kewirausahaan.

Pertama mulailah hari-hari atau setiap kegiatan Anda dengaan ujuan atau merumuskan masalah yang jelas, fokus dan sebisa mungkin bermakna tunggal. Semakin sederhana semakin mudah kita menemukan solusi yang tepat.  Lalu, gunakan kalimat-kalimat positif, bersifat sekarang juga,pribadi dan persisten (sama dan berulang) Contoh : "Hari ini Saya akan membuat produk baru yang dapat diterima Pelanggan di Wilayah Bandung sehingga dapat menambah penjualan 40% dalam waktu 6 bulan).

Selanjutnya beri Otak kita rangsangan-rangsangan sebanyak mungkin yang berkaitan langsung atau tidak dengan tujuan kita.  Rangsangan bisa berupa informasi dan pengetahuan dari berbagai media dari Buku, TV, Internet atau media lain. Jangan lupa, tenggelamkan diri kita secara intensif dengan penuh perasaan dan fokus ke dalam masalah yang dihadapi.  Gunakan semua kemampuan sadar kita (pikiran, gerakan dan panca indra) secara total.
Ciptakan tempat yang nyaman yang paling pas untuk mecari inspirasi dan ide-ide kreatif, serta tempat untuk pelarian yang nyaman pada saat kita merasa mentok dengankemampuan sadar kita.  Sehingga kita dapat menemukan sebuah kenyamanan baru untuk menemukan banyak imajinasi yang membuat kita lebih rilex, lebih mudah menemukan ide-ide kreatif selanjutnya dalam memperbaharui produk kita.
Siapkan selalu buku atau kertas kecil untuk segera mencatat segala ide yang muncul secara tiba-tiba.  Banyak ide yang datang tak diduga-duga saat kita dalam kondisi rilex.  Eksplorasi  atau pencarian ide itu jangan dibatasi, semakin banyak dan beragam akan semakin baik.  Gunakan rasio (otak kiri) kita untuk memilih ide-ide yang tepat dengan menggunakan kriteria yang cocok.  Akhirnya...cobalah uji dengan logika kita untuk mendapatkan pembuktian ide-ide tersebut di lapangan dalam bisnis riil yang kita jalankan.
Selamat mencoba dan menstimulir segudang ide kreatif yang masih menggunung di dalam otak kita. Ingat sahabat wirausaha.....kreativitas bukan hanya milik apra seniman.. Wirausaha seperti kita dituntut lebih banyak memiliki daya kreativitas yang luar biasa.  Dengan kreativitas yang produktif yang dapat menghasilkan ide-ide yang pada kahirnya dapat menjadi lokomotif pertumbuhan usaha Kita.  Dengan demikian diharapkan tips diatas akan layak bagi kita untuk menjadi wirausaha yang lebih kreatif kedepan.
SELAMAT BERKREASI.....
Penulis :
ACHMAD ROSYAD
Trainer Kewirausahaan Jawa Barat
@STRABIZTV

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MINDSET KEWIRAUSAHAAN

  MINDSET KEWIRAUSAHAAN ... Oleh : Achmad Rosyad , SP, MM (kangahro.com)   “Kewirausahaan itu adalah sebuah Mindset” Kewirausahaan itu bukanlah sebuah status ataupun pekerjaan yang dilakukan sehari-hari, akan tetapi, adalah sebuah mindset . Itulah kenapa disebut dengan entrepreneurial mindset. Pola pikir ( mindset ) adalah cara memwirausaha ng terhadap sesuatu yang tertangkap oleh indra dan menghasilkan sikap yang terungkap dalam perilaku dan menghasilkan 'nasib'. Oleh karena itu, seringkali ditekankan kepada sikap mental seseorang dengan menjadi wirausaha. Atau bisa juga diartikan semacam filter diri sendiri untuk menafsirkan apa yang dilihat dan dialami. Pola pikir manusia bisa diubah, dari pola pikir yang negatif ke positif, pecundang ke pemenang, pekerja menjadi wirausaha. Pola pikir seorang wirausaha itu adalah pola pikir yang produktif, kreatif, inovatif karena pola pikir seperti inilah yang dibutuhkan oleh semua wirausaha untuk menjalankan suatu

Memelihara dan Meningkatkan Etos Kerja

Membangun,   Memelihara   dan Meningkatkan                                       ETHOS KERJA “Etos kerja dapat di artikan sebagai pandangan bagaimana melakukan kegiatan yang bertujuan mendapatkan hasil atau mencapai kesuksesan” Etos kerja sangat di perlukan oleh kita sebagai insan yang hidup di dunia ini yang   hanya menyediakan dua pilihan antara Mencintai pekerjaan atau Mengeluh setiap hari . Jika kita tidak bisa mencintai pekerjan , maka kita hanya akan memperoleh “5 – ng” : ngeluh, ngedumel, ngegosip, ngomel, ngeyel . Dalam urusan etos kerja, bangsa indonesia sejak dulu di kenal memiliki etos kerja yang kurang baik, sampai pada jaman pendudukan Belanda mereka menyebut kita dengan sebutan yang mengejek, in lander pemalas. Begitupun selama perjalanan bangsa ini salah satu faktor yang menyebabkan krisis multidimensi Indonesia sejak tahun 1997 adalah merajalelanya etos kerja yang buruk . Di bidang ekonomi, masyarakat lebih mengutamakan ekonomi rente daripada ek

AYO MEMBANGUN DAN MEMELIHARA JARINGAN USAHA KALAU MAU EKSIS BERBISNIS

Untuk mempertahankan bisnis, salah satu strategi yang harus dibangun adalah dengan mengembangkan/memperkuat jaringan (networking) usaha.  Dimana kita harus dapat bersinergi, berkolaborasi dan saling menjalin kemitraan dengan usaha lain, baik yang sejenis maupun usaha yang berbeda dengan tujuan untuk memperbesar akses dan penting bagi peningkatan kualitas layanan dan produktivitas usaha dengan berbagai kemungkinan yang dapat dijalankan sekaligus dikerjasamakan. Jaringan usaha yang harus dibangun adalah memiliki pengertian sebuah jalinan komunikasi dan kerjasama antar lembaga ataupun individu yang berorientasi pada profit untuk  mencapai tujuan yang telah ditentukan. Dimana jaringan usaha memiliki esensi dalam kaidah-kaidah yang akan menghubungkan simpul-simpul usaha dari yang kita miliki yang akan dikerjasamakan dengan pihak lain, diantaranya bagaimana kualitas Kepemimpinan  yang akan melakukan kerjasama yang akan dibangun, tentunya harus memiliki sikap dan keputusan yang dapat dipe