Langsung ke konten utama

MEMANTAPKAN MENJADI WIRAUSAHA DENGAN EDUKASI PEMBIAYAAN

"MEMANTAPKAN MENJADI WIRAUSAHA DENGAN EDUKASI PEMBIAYAAN"


Sahabat wirausaha....semoga Kita hari ini lebih mantap melangkah melanjutkan perjalanan usaha kita, menjadi wirausaha yang lebih profesional dan berkarakter.
Setelah kita kembangkan diri menjadi pribadi-pribadi yang tangguh dibekali dengan motivasi dan pengkayaan diri dengan berbagai edukasi, mulai dari menajemen, produksi, keterampilan, pemasaran, pengelolaan keuangan (administrasi dan pembukuan) dan yang tak kalah pentingnya yaitu edukasi tentang pembiayaan sehingga kita lebih smart dalam mengelola dan memupuk permodalan serta mencari sumber-sumber permodalan yang tepat, sehingga kita dapat lebih terarah/bijak dalam mengembangkan pembiayaan usaha kita.


Terlebih untuk menambah wawasan dan pengetahuan bagaimana kita dapat melihat peluang untuk mengembangkan usaha dengan diversifikasi produk maupun pengembangan pasarnya yang diikuti dengan bertambahnya petmintaan, tentunya kembali lagi kita dihadapkan pada kebutuhan tambahan/modal kerja untuk mengimbanginya. Begitu pula dengan sebuah perencanaan usaha yang baru yang harus dihitung lagi kebutuhan pembiayaannya maupun sumber-sumber keuangan aman yang akan digunakan untuk mengantisipasi kebutuhan modal tambahan tersebut dalam waktu yang singkat memenuhi produksi tambahan itu.


Untuk itulah dari awal, kita harus mulai dipersiapkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengakses pembiayaan, menghitung biaya produksi yang tepat, memproyeksikan margin usaha dan arus kas dalam keuangan usaha yang kita jalankan. Edukasi seperti inilah yang harus terus dimantapkan sebagai bekal wirausaha untuk lebih profesional dalam mengelola keuangan usahanya.


Pembiayaan sebagai salah satu faktor penting dalam dukungan usaha, lebih difokuskan bagaimana kita mendapatkan akses pembiayaan yang aman, solutif dan mampu membesarkan volume usaha lebih pesat dengan perhitungan proyeksi yang jelas dan prospektif. Mulailah dengan membuat administrasi keuangan/pencatatan dengan menggunakan pembukuan (tertib administrasi) dan membiasakan menyusun laporan keuangan secara tertib dan kontinyu, sehingga kita dapat mengambil keputusan/kebijakan dalam membuat sebuah perencanaan yang jauh lebih matang dan bijak sehingga hasilnya dapat terpetakan dengan jelas dan memberikan gambaran prospek usaha kita kedepan.


Selanjutnya, pastikan kita dapat memperoleh pembiayaan yang aman dan tidak membebani kita dengan hutang yang terus menumpuk dan membesar, bahkan kita sampai terlilit piutang dengan berbagai lembaga keuangan dengan cara gali lobang tutup lobang.  Carilah lembaga keuangan resmi yang dapat memberikan solusi-solusi alternatif dana untuk modal kerja atau modal investasi yang sekaligus memberi perlindungan konsumen/nasabah dengan perhitungan nilai yang sesuai kebutuhan kita.  


Langkah-langkah alternatif pembiayaan seperti itu biasanya sebagai awal edukasi yang baik yang memberikan motivasi untuk menjalani usaha lebih tertib terutama dalam mengendalikan pembiayaan dan mengelola perputaran uang dengan aliran yang positif yang mampu menghasilkan benefit untuk margin usaha yang sehat yang selalu kita harapkan.


Mari kita terus belajar dan lebih cerdas serta bijak dalam mengelola sumber-sumber pembiayaan untuk kemajuan usaha kita. Dari sejumlah permasalahan dalam usaha yang paling berpengaruh kepada produksi dan pemasaran adalah masalah keuangan/pembiayaan untuk menjadi kontrol apakah kondisi  usaha kita ini sudah cukup sehat atau surplus, maka perlu dikembangkan atau harus ada penanganan khusus dalam konsistensi perputaran keuangan yang kita kelola selama ini.


Semoga tulisan ini dapat cukup mengedukasi dan memberikan semangat baru dalam membantu sahabat wirausaha mencapai kesuksesan dengan percepatan-percepatan di berbagai sektor terutama dalam urusan pembiayaan yang selalu menjadi masalah klasik para pelaku usaha..Terus semangat dan selalu menebar ilmu di muka bumi ini untuk kemaslahatan usaha yang kita jalankan..


Penulis :
KANG AHRO
Trainer Kewirausahaan
Kontributor Strabiz TV

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MINDSET KEWIRAUSAHAAN

  MINDSET KEWIRAUSAHAAN ... Oleh : Achmad Rosyad , SP, MM (kangahro.com)   “Kewirausahaan itu adalah sebuah Mindset” Kewirausahaan itu bukanlah sebuah status ataupun pekerjaan yang dilakukan sehari-hari, akan tetapi, adalah sebuah mindset . Itulah kenapa disebut dengan entrepreneurial mindset. Pola pikir ( mindset ) adalah cara memwirausaha ng terhadap sesuatu yang tertangkap oleh indra dan menghasilkan sikap yang terungkap dalam perilaku dan menghasilkan 'nasib'. Oleh karena itu, seringkali ditekankan kepada sikap mental seseorang dengan menjadi wirausaha. Atau bisa juga diartikan semacam filter diri sendiri untuk menafsirkan apa yang dilihat dan dialami. Pola pikir manusia bisa diubah, dari pola pikir yang negatif ke positif, pecundang ke pemenang, pekerja menjadi wirausaha. Pola pikir seorang wirausaha itu adalah pola pikir yang produktif, kreatif, inovatif karena pola pikir seperti inilah yang dibutuhkan oleh semua wirausaha untuk menjalankan suatu

MEMBANGUN ORGANISASI BISNIS YANG KUAT

MEMBANGUN ORGANISASI BISNIS YANG KUAT Oleh : Achmad Rosyad, SP, MM (KANGAHRO.COM) Widyaiswara Muda KUKM Jawa Barat BAGAIMANA CARA MEMBANGUN ORGANISASI YANG KUAT ? 1. BERORIENTASI PADA HASIL  Produktivitas seseorang atau organisasi terlihat dari hasil-hasil kerja yang mereka lakukan. Hasil-hasil ini tentunya adalah hasil-hasil kerja positif. Banyak terjadi hari ini organisasi yang ada hanya banyak melakukan pekerjaan namun sedikit dalam output kerja mereka. Mungkin sebagian dari kita masih berorientasi pada proses. Ada jargon yang sering kita dengar bahwa, “yang paling penting adalah prosesnya, hasil itu ngikut sendiri.” Jargon ini ada benarnya dan tidak selamanya benar. Memang kita harus memperhatikan proses dari pekerjaan kita, proses yang salah akan mempengaruhi hasil. Namun, melulu menikmati proses juga bukan pekerjaan yang produktif. Tetap ada target-target output dari pekerjaan yang kita lakukan. Tetap ada target-target pencapaian waktu penyesaian pekerjaan.  Kehidupan yang dinami

AYO MEMBANGUN DAN MEMELIHARA JARINGAN USAHA KALAU MAU EKSIS BERBISNIS

Untuk mempertahankan bisnis, salah satu strategi yang harus dibangun adalah dengan mengembangkan/memperkuat jaringan (networking) usaha.  Dimana kita harus dapat bersinergi, berkolaborasi dan saling menjalin kemitraan dengan usaha lain, baik yang sejenis maupun usaha yang berbeda dengan tujuan untuk memperbesar akses dan penting bagi peningkatan kualitas layanan dan produktivitas usaha dengan berbagai kemungkinan yang dapat dijalankan sekaligus dikerjasamakan. Jaringan usaha yang harus dibangun adalah memiliki pengertian sebuah jalinan komunikasi dan kerjasama antar lembaga ataupun individu yang berorientasi pada profit untuk  mencapai tujuan yang telah ditentukan. Dimana jaringan usaha memiliki esensi dalam kaidah-kaidah yang akan menghubungkan simpul-simpul usaha dari yang kita miliki yang akan dikerjasamakan dengan pihak lain, diantaranya bagaimana kualitas Kepemimpinan  yang akan melakukan kerjasama yang akan dibangun, tentunya harus memiliki sikap dan keputusan yang dapat dipe