Langsung ke konten utama

MEMBUAT TEROBOSAN SETIAP HARI DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DIRI WIRAUSAHA

"MEMBUAT TEROBOSAN  SETIAP HARI DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DIRI WIRAUSAHA"

Sahabat wirausaha....
Kini saatnya kita sebagai pelaku usaha untuk selalu meningkatkan produltivitas diri, menjadi wirausaha unggul yang kompetitif di setiap kesempatan untuk terus mencirikan diri kita selalu menciptakan sesuatu yang baru melalui inovasi dan kreativitas diri dalam menjalankan usaha kita.

Mengapa kita harus terus melakukan terobosan dan menciptakan hal baru? Disinilah kita memulai segala aktivitas usaha yang tetap menunjukan nilai-nilai keunggulan, prestatif, selalu yang terdepan dalam segala hal dan terus  mengikuti perkembangan teknologi serta trend pasar yang terus berubah-ubah pula. 

Dengan dinamisnya terobosan-terobosan baru dalam setiap aspek usaha baik manajemen, Sumber Daya Manusia, Produksi, Pemasaran dan kualitas produk dan layanan konsumen pun terus ditingkatkan dan dikembangkan menjadi sesuatu yang terus diperbaharui sehingga kita tidak akan tertinggal lagi oleh kuatnya persaingan dan kondisi pasar yang terus melaju dengan pesatnya, terlebih kalau kita teringgal oleh perubahan trend kebutuhan/permintaan konsumen saat ini.

Banyak strategi yang patut dilakukan untuk selalu mengupdate diri kita menjadi pribadi wirausaha yang  prima dan selalu melakukan perubahan melalui terobosan baru ini, diantaranya ; pertama review dulu kondisi usaha kita saat ini dalam lingkungan bisnis kita, apakah sudah bersinergi dengan ekosistem bisnis yang ada di sekitar kita? Perbaiki hubungan kerjasama dan kemitraan yang saling memberi dukungan antar lembaga baik dengan distributor, supplyer, pelanggan, mita bisnis, pemerintah, perbankan maupun pesaing sekalipun.

Kedua, tetap tingkatkan produktivitas diri  wirausaha dengan selalu mengupdate sumber daya pribadi melalui pendalaman pengetahuan dan keterampilan yang mendukung usaha kita, dengan mengikuti training-training yang berhubungan dengan perkembangan usaha, ikut pelatihan-pelatihan keterampilan teknis yang terus menuntut berkembangnya pemikiran dan luasnya informasi kekinian. Jangan sudah merasa cukup dengan skill dan pengetahuan yang Anda capai sampai hari ini, terus tingkatkan kompetensi dan keahlian dalam mengawal perjalanan usaha kita.

Ketiga, tentunya dengan  selalu memperkuat jaringan bisnis dengan terus memperluas networking dengan mitra-mitra bisnis yang dapat diandalkan dan punya pemikiran yang handal dan punya konsep bagus dalam melakukan diversifikasi usaha bersama yang lebih luas dengan melakukan kolaborasi yang saling menguntungkan.

Itulah esensi dari terobosan diri untuk menembus jalan inovasi dalam diri pribadi yang terus berimprovisasi dan jeli melihat berbagai peluang yang akan dihadapi.  Jangan lupa pula kita  untuk selalu mengantisipasi berbagai pengaruh perubahan itu dalam berbagai tantangan kedepan agar kita sebagai wirausaha dapat lebih bijak dan cerdas menjalani bisnis tersebut secara fokus dan enjoy dalam menjalaninya.

Semoga bermanfaat bagi sahabat wirausaha terutama agar selalu update dalam segala hal dan meningkatkan produktivitas diri setiap harinya untuk penguatan jatidiri kita dalam menjalankan bisnis yang terbaik kedepan.....

Penulis :
Kang Ahro
Trainer Wirausaha Baru Jabar
Kontributor www.strategidanbisnis.com
strabizTV

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MINDSET KEWIRAUSAHAAN

  MINDSET KEWIRAUSAHAAN ... Oleh : Achmad Rosyad , SP, MM (kangahro.com)   “Kewirausahaan itu adalah sebuah Mindset” Kewirausahaan itu bukanlah sebuah status ataupun pekerjaan yang dilakukan sehari-hari, akan tetapi, adalah sebuah mindset . Itulah kenapa disebut dengan entrepreneurial mindset. Pola pikir ( mindset ) adalah cara memwirausaha ng terhadap sesuatu yang tertangkap oleh indra dan menghasilkan sikap yang terungkap dalam perilaku dan menghasilkan 'nasib'. Oleh karena itu, seringkali ditekankan kepada sikap mental seseorang dengan menjadi wirausaha. Atau bisa juga diartikan semacam filter diri sendiri untuk menafsirkan apa yang dilihat dan dialami. Pola pikir manusia bisa diubah, dari pola pikir yang negatif ke positif, pecundang ke pemenang, pekerja menjadi wirausaha. Pola pikir seorang wirausaha itu adalah pola pikir yang produktif, kreatif, inovatif karena pola pikir seperti inilah yang dibutuhkan oleh semua wirausaha untuk menjalankan suatu

Memelihara dan Meningkatkan Etos Kerja

Membangun,   Memelihara   dan Meningkatkan                                       ETHOS KERJA “Etos kerja dapat di artikan sebagai pandangan bagaimana melakukan kegiatan yang bertujuan mendapatkan hasil atau mencapai kesuksesan” Etos kerja sangat di perlukan oleh kita sebagai insan yang hidup di dunia ini yang   hanya menyediakan dua pilihan antara Mencintai pekerjaan atau Mengeluh setiap hari . Jika kita tidak bisa mencintai pekerjan , maka kita hanya akan memperoleh “5 – ng” : ngeluh, ngedumel, ngegosip, ngomel, ngeyel . Dalam urusan etos kerja, bangsa indonesia sejak dulu di kenal memiliki etos kerja yang kurang baik, sampai pada jaman pendudukan Belanda mereka menyebut kita dengan sebutan yang mengejek, in lander pemalas. Begitupun selama perjalanan bangsa ini salah satu faktor yang menyebabkan krisis multidimensi Indonesia sejak tahun 1997 adalah merajalelanya etos kerja yang buruk . Di bidang ekonomi, masyarakat lebih mengutamakan ekonomi rente daripada ek

AYO MEMBANGUN DAN MEMELIHARA JARINGAN USAHA KALAU MAU EKSIS BERBISNIS

Untuk mempertahankan bisnis, salah satu strategi yang harus dibangun adalah dengan mengembangkan/memperkuat jaringan (networking) usaha.  Dimana kita harus dapat bersinergi, berkolaborasi dan saling menjalin kemitraan dengan usaha lain, baik yang sejenis maupun usaha yang berbeda dengan tujuan untuk memperbesar akses dan penting bagi peningkatan kualitas layanan dan produktivitas usaha dengan berbagai kemungkinan yang dapat dijalankan sekaligus dikerjasamakan. Jaringan usaha yang harus dibangun adalah memiliki pengertian sebuah jalinan komunikasi dan kerjasama antar lembaga ataupun individu yang berorientasi pada profit untuk  mencapai tujuan yang telah ditentukan. Dimana jaringan usaha memiliki esensi dalam kaidah-kaidah yang akan menghubungkan simpul-simpul usaha dari yang kita miliki yang akan dikerjasamakan dengan pihak lain, diantaranya bagaimana kualitas Kepemimpinan  yang akan melakukan kerjasama yang akan dibangun, tentunya harus memiliki sikap dan keputusan yang dapat dipe