Langsung ke konten utama

Musim Demo...Menginspirasi Wirausaha untuk Menunjukan Eksistensi dan Kompetensi Bisnis



 "Musim Demo...Menginspirasi Wirausaha untuk Menunjukan Eksistensi dan Kompetensi Bisnis"


Terjadinya demo dan protes dimana-mana terhadap sesuatu ketidakpuasan dan menentang sesuatu yang tidak pas dengan nurani sekelompok orang bahkan menjadi trend untuk menunjukan eksistensi dirinya, inilah aku yang dapat mendobrak bahkan menerobos sebuah keadaan yang sudah dijalani.  Betapa tidak..kondisi semacam itu telah membuat sebagian orang untuk berfikir kembali, berapa banyak enegi yang terpakai, berapa banyak waktu yang terbuang dan berapa orang yang akhirnya pulang dengan tangan hampa hanya dengan membawa kekecewaan dan kegelisahan lebih lanjut.


Ada baiknya, semangat berdemo itu bisa kita tinjukkan dengan cara yang lebih baik dan lebih arif. Khususnya untuk wirausaha dimanapun. Menjadikan semangat demonstran yang penuh heroik, keberanian, perjuangan, berani ambil resiko, lantang menegakkan kebenaran dan meneriakkan sebuah panji dan komitmen yang tertinggi diatas kondisi usaha yang selama ini berjalan adem-adem saja.  Atau bahkan mampu menunjukkan eksistensi kita sebagai wirausaha yang handal, memiliki kemampuan teknis produksi yang mumpuni sehingga patut dicontoh oleh orang lain khususnya wirausahan pemula.


Indah rasanya bila kemampuan beretorika menyampaikan hal-hal baik dan ideal yang menunjang kemajuan usaha kita sampaikan kepada para junior kita di lapangan bisnis yang kita jalani.  Sampaikan segala bentuk komitmen dan kompetensi yang harus dimiliki oleh usahawan untuk menuju sukses, provokasikan secara positif bagaimana bisnis yang baik dan amanah.  Tunjukkan contoh citra pribadi pengusaha yang handal dan berkarakter yang memiliki ciri kompetitif, tunjukkan kreativitas dan inovasi terbaru yang menjadi penemuan kita hari ini untuk mendobrak zona nyaman dari perilaku pasar para wirausaha pada umumnya saat ini.


Jangan lupa ajak mereka teman sejawat seprofesi yang bergelut di dunia bisnis di negeri ini untuk membangun sebuah citra positif dari seorang pengusaha yang mampu menjalankan bisnis sekaligus mensejahterakan orang banyak. Karena bisnis bukan saja berbicara untung maupun rugi, tapi bagaimana usaha kita bisa bermanfaat untuk orang banyak dan dapat menjadi tauladan bagi kemajuan sebuah langkah pebisnis yang sesungguhnya.


Mari kita manfaatkan waktu dan energi sekaligus pemikiran kita untuk hal-hal yang lebih elegan dan positif dengan harapan dapat menunjang keberhasilan sebuah bisnis untuk tetap berjalan dan lestari sampai pada titik kesuksesan gemilang yang dicita-citakan.  Bukankah sebuah bisnis yang sukses perlu proses penataan dan pemikiran konsep yang mumpuni untuk kita kelola saat ini dan nanti?  Terlebih ladang usaha yang kita jalankan adalah sebuah amanah besar yang dititipkan Sang Maha Kuasa untuk dapat menopang kehidupan diri dan orang lain, khususnya kesejahteraan umat di lingkungan kita yang dititipkan rizkinya lewat usaha yang kita kelola. Subhanalloh..


Sekian mudah-mudahan bermanfaat. Berdemo bukan berarti harus turun ke jalan, tetapi tunjukkan eksistensi kita yang sebenarnya dengan perilaku dan teladan terbaik untuk orang lain, terutama dalam dunia usaha yang terus dan terus mengalami perubahan iklim pasar dan fluaktuasi yang tidak menentu yang harus kita stabilkan sebagai pelaku usahanya.


Penulis :
Kang Ahro
Trainer KUMKM Jawa Barat
Dan Kontributor Strabiz TV Bandung
KANGAHRO.COM
www.strategidanbisnis.com
www.wirausahabarujabar.net

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MINDSET KEWIRAUSAHAAN

  MINDSET KEWIRAUSAHAAN ... Oleh : Achmad Rosyad , SP, MM (kangahro.com)   “Kewirausahaan itu adalah sebuah Mindset” Kewirausahaan itu bukanlah sebuah status ataupun pekerjaan yang dilakukan sehari-hari, akan tetapi, adalah sebuah mindset . Itulah kenapa disebut dengan entrepreneurial mindset. Pola pikir ( mindset ) adalah cara memwirausaha ng terhadap sesuatu yang tertangkap oleh indra dan menghasilkan sikap yang terungkap dalam perilaku dan menghasilkan 'nasib'. Oleh karena itu, seringkali ditekankan kepada sikap mental seseorang dengan menjadi wirausaha. Atau bisa juga diartikan semacam filter diri sendiri untuk menafsirkan apa yang dilihat dan dialami. Pola pikir manusia bisa diubah, dari pola pikir yang negatif ke positif, pecundang ke pemenang, pekerja menjadi wirausaha. Pola pikir seorang wirausaha itu adalah pola pikir yang produktif, kreatif, inovatif karena pola pikir seperti inilah yang dibutuhkan oleh semua wirausaha untuk menjalankan suatu

MEMBANGUN ORGANISASI BISNIS YANG KUAT

MEMBANGUN ORGANISASI BISNIS YANG KUAT Oleh : Achmad Rosyad, SP, MM (KANGAHRO.COM) Widyaiswara Muda KUKM Jawa Barat BAGAIMANA CARA MEMBANGUN ORGANISASI YANG KUAT ? 1. BERORIENTASI PADA HASIL  Produktivitas seseorang atau organisasi terlihat dari hasil-hasil kerja yang mereka lakukan. Hasil-hasil ini tentunya adalah hasil-hasil kerja positif. Banyak terjadi hari ini organisasi yang ada hanya banyak melakukan pekerjaan namun sedikit dalam output kerja mereka. Mungkin sebagian dari kita masih berorientasi pada proses. Ada jargon yang sering kita dengar bahwa, “yang paling penting adalah prosesnya, hasil itu ngikut sendiri.” Jargon ini ada benarnya dan tidak selamanya benar. Memang kita harus memperhatikan proses dari pekerjaan kita, proses yang salah akan mempengaruhi hasil. Namun, melulu menikmati proses juga bukan pekerjaan yang produktif. Tetap ada target-target output dari pekerjaan yang kita lakukan. Tetap ada target-target pencapaian waktu penyesaian pekerjaan.  Kehidupan yang dinami

AYO MEMBANGUN DAN MEMELIHARA JARINGAN USAHA KALAU MAU EKSIS BERBISNIS

Untuk mempertahankan bisnis, salah satu strategi yang harus dibangun adalah dengan mengembangkan/memperkuat jaringan (networking) usaha.  Dimana kita harus dapat bersinergi, berkolaborasi dan saling menjalin kemitraan dengan usaha lain, baik yang sejenis maupun usaha yang berbeda dengan tujuan untuk memperbesar akses dan penting bagi peningkatan kualitas layanan dan produktivitas usaha dengan berbagai kemungkinan yang dapat dijalankan sekaligus dikerjasamakan. Jaringan usaha yang harus dibangun adalah memiliki pengertian sebuah jalinan komunikasi dan kerjasama antar lembaga ataupun individu yang berorientasi pada profit untuk  mencapai tujuan yang telah ditentukan. Dimana jaringan usaha memiliki esensi dalam kaidah-kaidah yang akan menghubungkan simpul-simpul usaha dari yang kita miliki yang akan dikerjasamakan dengan pihak lain, diantaranya bagaimana kualitas Kepemimpinan  yang akan melakukan kerjasama yang akan dibangun, tentunya harus memiliki sikap dan keputusan yang dapat dipe