Langsung ke konten utama

Nilai Heroik bagi Wirausaha Inspirasi di Hari Pahlawan Nasional

"Nilai Heroik bagi Wirausaha Inspirasi 
di Hari Pahlawan Nasional"

Tanggal 10 Novermber ini bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional, yang ditetapkan pemerintah untuk mengenang jasa para pahlawan nasional yang telah gugur dan pernah ikut berjuang mewujudjan kemerdekaan NKRI dari belenggu penjajahan.  Dan di tanggal itu juga ditandai dengan momentum perjuangan TNI di Surabaya dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan di Surabaya sehingga sampai sekarang ditetapkan menjadi Kota Pahlawan.

Perjuangan para pahlawan dan jasa para pejuang pembela negeri ini menjadi nilai heroik tersendiri untuk generasi selanjutnya dan saat ini untuk dapat kita isi dengan perjuangan untuk mempertahankan sekaligus mengisi kemerdekaan ini dengan sesuatu yang bermanfaat tentunya. Tidak berlebihan bila nilai-nilai kepahlawanan ini dapat kita wujudkan dalam mengawal berbagai perilaku dan etos kerja kita dalam berbangsa dan bernegara.

Inspirasi yang dapat diperoleh dari sebuah perjuangan dan kepahlawanan inilah yang harus dapat kita tunjukkan dalam perisai diri generasi saat ini, terutama para pejuang ekonomi dan kewirausahaan untuk turut membangun tumbuhnya perekonomian yang berdaya saing di negeri tercinta.  Bagi seorang wirausaha khususnya, nilai perjuangan dan inspirasi untuk menanamkan jiwa kepahlawanan adalah dengan tetap menjaga semangat dan motivasi untuk menanamkan "heroic value" dalam setiap tindak laku dan karakter wirausaha.  Apa yang dapat kita implementasikan dari nilai kepahlawanan tersebut ? Adalah bagaimana kita awali komitmen diri untuk memelihara sebuah keyakinan yang teguh dengan memperjuangkan segala bentuk ketahanan dalam menjalankan usaha yang harus terus dilakukan secara konsisten, kontinuitas dan menjaga kelangsungannya untuk tetap produktif, memiliki daya saing yang tangguh sehingga dapat bertahan dalam lingkungan persaingan yang begitu ketat di era pasar global seperti saat ini.

Nilai perjuangan pula harus dapat diwujudkan oleh wirausaha terutama wirausaha baru yang biasanya dalam mengawali usaha kita terkadang masih tertatih-tatih untuk memulai usaha, terkadang  galau dan banyak pertimbangan, khususnya dalam mengeksekusi setiap peluang yang harus diambil untuk memberi penguatan dalam menata awal usahnya sekaligus  menajamkan fikiran (menerapkan mindset) untuk menjadi wirausaha yang tangguh , mampu berkomitmen dan mampu menerapkan nilai-nilai unggul kewirausahaan dalam usahanya.

Nilai-nilai kewirausahaan yang harus diperjuangkan dan tetap menjadi karakter kuat seorang pengusaha terletak pada attitude dan etika serta etos  kerjanya yang harus terus ditumbuhkan seperti selalu jujur, ikhlas, enerjik, komit, menjaga hubungan baik, mampu melakukan komunikasi efektif, bijaksana dalam menghadapi pesaing, pandai menangkap peluang, selalu semangat, mampu bangkit dari keterpurukan, dan mampu melakukan terobosan (inovasi) untuk kemajuan usahanya serta selalu menjaga kepercayaan konsumen maupun membina sikap terbaik dalam pelayanan kepada konsumen yang harus tetap terjaga dan menjadi karakter positif  wirausaha....

Demikianlah, semoga nilai-nilai perjuangan yang pernah dilakukan para pahlawan kita yang membanggakan negeri ini menjadi inspirasi dan dapat melahirkan  sebuah sebuah nilai juang yang kuat dalam memelihara dan mempertahankan usaha kita yang harus terus dijaga/dipertahankan kedepan. Lebih dari itu wirausaha yang kuat dan tangguh dapat terlihat dari bagaimana kekuatan mentalnya dalam merintis, membangun dan mampu memperjuangkan usahanya menjadi sebuah karakter pengusaha panutan yang masih langka jumlahnya sampai saat ini.

Semoga nilai kepahlawanan menjadi bagian penting untuk kita dapat menemukan usaha unggulan yang memiliki nilai perjuangan dan tetap selalu meningkatkan produktivitas dirinya setiap hari..Itulah nilai heroiknya...
Semoga bermanfaat...

Penulis :
Achmad Rosyad (Kang Ahro)
Fasilitator/Trainer KUMKM Jawa Barat
Kontributor strategidanbisnis.com Bandung
@KANGAHRO.COM

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MINDSET KEWIRAUSAHAAN

  MINDSET KEWIRAUSAHAAN ... Oleh : Achmad Rosyad , SP, MM (kangahro.com)   “Kewirausahaan itu adalah sebuah Mindset” Kewirausahaan itu bukanlah sebuah status ataupun pekerjaan yang dilakukan sehari-hari, akan tetapi, adalah sebuah mindset . Itulah kenapa disebut dengan entrepreneurial mindset. Pola pikir ( mindset ) adalah cara memwirausaha ng terhadap sesuatu yang tertangkap oleh indra dan menghasilkan sikap yang terungkap dalam perilaku dan menghasilkan 'nasib'. Oleh karena itu, seringkali ditekankan kepada sikap mental seseorang dengan menjadi wirausaha. Atau bisa juga diartikan semacam filter diri sendiri untuk menafsirkan apa yang dilihat dan dialami. Pola pikir manusia bisa diubah, dari pola pikir yang negatif ke positif, pecundang ke pemenang, pekerja menjadi wirausaha. Pola pikir seorang wirausaha itu adalah pola pikir yang produktif, kreatif, inovatif karena pola pikir seperti inilah yang dibutuhkan oleh semua wirausaha untuk menjalankan suatu

Memelihara dan Meningkatkan Etos Kerja

Membangun,   Memelihara   dan Meningkatkan                                       ETHOS KERJA “Etos kerja dapat di artikan sebagai pandangan bagaimana melakukan kegiatan yang bertujuan mendapatkan hasil atau mencapai kesuksesan” Etos kerja sangat di perlukan oleh kita sebagai insan yang hidup di dunia ini yang   hanya menyediakan dua pilihan antara Mencintai pekerjaan atau Mengeluh setiap hari . Jika kita tidak bisa mencintai pekerjan , maka kita hanya akan memperoleh “5 – ng” : ngeluh, ngedumel, ngegosip, ngomel, ngeyel . Dalam urusan etos kerja, bangsa indonesia sejak dulu di kenal memiliki etos kerja yang kurang baik, sampai pada jaman pendudukan Belanda mereka menyebut kita dengan sebutan yang mengejek, in lander pemalas. Begitupun selama perjalanan bangsa ini salah satu faktor yang menyebabkan krisis multidimensi Indonesia sejak tahun 1997 adalah merajalelanya etos kerja yang buruk . Di bidang ekonomi, masyarakat lebih mengutamakan ekonomi rente daripada ek

AYO MEMBANGUN DAN MEMELIHARA JARINGAN USAHA KALAU MAU EKSIS BERBISNIS

Untuk mempertahankan bisnis, salah satu strategi yang harus dibangun adalah dengan mengembangkan/memperkuat jaringan (networking) usaha.  Dimana kita harus dapat bersinergi, berkolaborasi dan saling menjalin kemitraan dengan usaha lain, baik yang sejenis maupun usaha yang berbeda dengan tujuan untuk memperbesar akses dan penting bagi peningkatan kualitas layanan dan produktivitas usaha dengan berbagai kemungkinan yang dapat dijalankan sekaligus dikerjasamakan. Jaringan usaha yang harus dibangun adalah memiliki pengertian sebuah jalinan komunikasi dan kerjasama antar lembaga ataupun individu yang berorientasi pada profit untuk  mencapai tujuan yang telah ditentukan. Dimana jaringan usaha memiliki esensi dalam kaidah-kaidah yang akan menghubungkan simpul-simpul usaha dari yang kita miliki yang akan dikerjasamakan dengan pihak lain, diantaranya bagaimana kualitas Kepemimpinan  yang akan melakukan kerjasama yang akan dibangun, tentunya harus memiliki sikap dan keputusan yang dapat dipe